UPT Laboratorium Terpadu Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan pelatihan bertajuk Instrumentasi Particle Size Analyzer (PSA) pada tanggal 7 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis mahasiswa, dosen/peneliti, serta tenaga laboratorium dalam mengoperasikan dan memahami prinsip kerja alat Particle Size Analyzer yang banyak digunakan dalam analisis material.
Pelatihan ini diikuti oleh 15 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa hingga peneliti yang tengah mengembangkan riset di bidang material, kimia, dan teknik. Acara berlangsung secara interaktif dengan kombinasi penyampaian materi teori serta praktik langsung menggunakan instrumen PSA yang tersedia di laboratorium.

Dalam sesi materi yang disampaikan oleh Wiji Rahayu, S.Si. (Supervisor Field Application Services Indonesia DKSH), peserta mendapatkan pemahaman mengenai prinsip dasar analisis ukuran partikel, metode pengukuran, serta interpretasi data hasil pengujian. Selain itu, peserta juga dibekali dengan pengetahuan terkait perawatan alat dan prosedur standar operasional guna memastikan keakuratan hasil analisis.
Kepala UPT Laboratorium Terpadu UNS (Prof. Venty Suryanti, S.Si., M.Phil., Ph.D.) menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung kegiatan penelitian yang berkualitas. “Kami berharap melalui pelatihan ini, peserta dapat lebih mandiri dan kompeten dalam menggunakan instrumen PSA sehingga dapat menunjang penelitian yang lebih akurat dan terpercaya,” ujarnya.

Sesi praktik yang dipandu oleh Widyan Muhammad Naufal, S.Si. (operator PSA UPT Lab Terpadu UNS) menjadi bagian yang paling diminati, di mana peserta berkesempatan langsung mengoperasikan alat PSA, mulai dari persiapan sampel hingga analisis data. Para instruktur turut memberikan pendampingan intensif untuk memastikan setiap peserta memahami prosedur dengan baik.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, UPT Laboratorium Terpadu UNS diharapkan dapat terus menjadi pusat layanan laboratorium yang unggul serta mendukung peningkatan kualitas riset di lingkungan akademik maupun industri.




